“BINA BANGSA”
Disusun untuk memenuhi tugas akhir manajemen keuangan semester genap
Yosua Paskalis S
1445081114
Jurusan Manajemen Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Jakarta
RASIONAL
Pada awal perkembangannya tenis dimainkan dengan memakai tangan atau sebuah tongkat yang dipukulkan bergantian menggunakan sebuah bola dari kayu yang padat. Permainan ini kemudian berkembang lagi menjadi permainan bola dengan dipukulkan melintasi sebuah dinding penghalang. Karena pada saat itu dirasakan bahwa kontrol bola lebih terasa menggunakan tangan, maka media yang berkembang pada waktu itu adalah dengan menggunakan sarung tangan kulit yang kemudian berevolusi kembali dengan menambahkan gagang. Inilah cikal bakal lahirnya sebuah raket tenis. Bola pun berevolusi dari sebuah bola kayu padat menjadi bola dari kulit yang diisi oleh dedak kulit padi.
Di era globalisasi ini tennis sangat cepat menyebar di seluruh belahan bumi baik di eropa maupun di asia dan khususnya di Indonesia. Memang tenis tidak sepopuler seperti olah raga lainnya seperti halnya sepak bola dan basket. Tapi tenis cukup di minati di berbagai kalangan dan usia. Dalam perkembangan tenis di Indonesia pun tidak seperti olah raga lainnya, itu bisa di lihat kurangnya fasilitas olah raga tenis di setiap daerah di Indonesia, tapi di Indonesia banyak lahir petenis yang sangat berbakat dan handal yang mampu berbicara di tingkat dunia seperti halnya angeli wijaya dan para seniornya terdahulu. Itu membuat olah raga tenis mulai di ningmati di Indonesia. Baik dari kaula muda sampai tua.
Dan untuk menampung minat dan bakat-bakat di Indonesia saya akan membentuk sekolah tenis yang mempelajari setiap tehnik bermain tenis yang benar dan menciptakan pemain-pemain yang handal yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun di tingkat Negara. Serta mempopulerkan olah raga tenis di Indonesia. Dan sekolah itu akan saya beri nama sekolah tenis bina bangsa.Untuk tahun pertama sekolah ini hanya membuka satu kelas utuk kuota 20 orang siswa yang minimal umur 10 tahun dan maksimal 16 tahun, yang mencangkup anak-anak muda agar bias membina bibit yang berbakat serta akan membantu mereka berprestasi. Dan memulainya dengan dua kelas yang berisikan 80 orang siswa di dalam nya.
PROFIL SEKOLAH
LANDASAN HUKUM
• Pasal 40 UU No. 3/2005 Sistem Keolahragaan Nasional (SKN)
• UU No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional
Nama Sekolah
”BINA BANGSA”
Visi
Membentuk atlit-atlit tenis yang ada di sekolah “BINA BANGSA” agar menjadi atlit professional yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional dan mampu mengharumkan nama bangsa serta membanggakan.
Misi
1. Melatih para atlit agar menjadi professional dalam bidang tenis
2. Membantu mengembangkan bakat atlit
3. Menjadikan olah raga tenis menjadi populer di setiap kalangan
4. Membantu para atlit alam mengembangkan kariernya sebagai atlit tenis
5. Menjadikan sekolah “bina bangsa” menjadi yang terdepan
Struktur organisasi
• Ketua yayasan
• Kepala sekolah
• Bendahara
• Sekertaris
• Humas
• Pelatih
Struktur Organisasi
KURIKULUM
Kurikulum merupakan sebuah perangkat pelajaran yang diberikan oleh suatu lembaga yang menyelengarakan pendidikan yang berisi rancangan serta rencana pembelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dalam suatu proses pembelajaran, kurikulum juga merupakan pusat atau inti dalam proses pembelajaran dalam bidang pendidikian yang sangat berpengaruh terhadap kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan, selain itu kurikulim juga berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan.
Namun kurikulum pada sekolah ini sedikit berbeda dengan sekolah formal yaitu sekolah”BINA BANGSA” mempunyai kurikulum yang mengcangkup olah raga khususnya dalam bidang tenis yang mencangkup melatih fisik para siswa dan mengajarkan keahlian-keahlian dalam bidang tenis yang akan di terapkan dalam setiap mata pelajaran yang ada di sekolah ini.
Kurikulum yang dibuat sendiri oleh sekolah ini bertujuan untuk menghasilkan insan-insan tenis yang memiliki teknik bermain serta memiliki kompetensi yang baik dalam olah raga tenis khususnya yang bersifat maksimal.
STRUKTUR KURIKULUM
No Mata Pelajaran Kompetensi Jam Pelajaran
1. Olah Fisik Ini di tujukan agar para pemain mempunyai fisik yang bagus dan stamina yang prima dan mampu bermain konsisten dalam pertandingan.
20 menit
2. First Service Ini untuk melatih agar pemain tenis mampu melakukan pukulan pertama yang berbahaya serta menempatkan bola yang sulit di jangkau oleh lawan pada saat awal pertandingan.
20 menit
3. Block
Ini untuk melatih pemain untuk tenis untuk bisa mengembalikan bola kepada lawan serta untuk mampu bertahan dengan situasi bola apapun dan mampu melakukan serangan balik kepada lawan.
15 menit
4. Backhand Ini untuk membuat pemain agar bisa melakukan pukulan memutar dan mengayunkan raket kebelakang serta agar mampu megembalikan bola yang sulit dan mampu menyerang.
20 menit
5. Whiper Wip Ini adalah latihan pukulan modern yang saat ini di pakai oleh para pemain kelas dunia yaitu latihan mengayunkan raket kedepan dari arah belakang yang melatih tenaga dalam memukul bola yang akan di kembalikan ke lawan dan menempatkan bola ke tempat yang akan sulit di jangkau oleh lawan.
30 menit
6 Smash Ini di latih untuk penyerangan yang mematikan bagi lawan yaitu melakukan pukulan sekuat tenaga pada saat mengayunkan raket dan melatih pemain agar mempu menyerang secara sempurna 15 menit
• Latihan di lakukan dua kali dalam seminggu dan setiap pertemuan akan berlangsung selama 60 menit
• Setiap mata pelajaran akan di nilai sebagai mana kemampuan dan daya tangkap siswa
• Setiap mata pelajaran akan di lakukan secara bersamaan dalam setiap pertemuan
• Latihan di tiadakan apa bila ada kompetisi yang akan di ikuti
BEBAN BELAJAR
Proses pembelajaran dilakukan dalam jangka waktu 2x dalam seminggu. Dalam proses belajar setiap 1x pertemuan memelukan waktu selama 2 jam pelajaran. jadi siwa memerlukan waktu dalam proses pembelajaran selama :
JADWAL PELAJARAN PROGRAM UTAMA
minggu : 15.00 Wib – 17.00 Wib
Sabtu : 15.00 Wib – 17.00 Wib
STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN
Di sini para pelatih di tuntut agar dapat menyampaikan meteri dengan benar dan pandai dalam hal menyampaikan materi tentang olah raga tenis yang akan di sampaikan kepada siswa pada saat latihan dan pelatih bertutur baik dalam menyampaikan meteri. Dan setelah itu pelatih harus bias mendemonstrasikan hal-hal yang perlu kepada siswa agar para siswa mengetahui lebig jelas materi yang sudah di sampaikan. Dan demonstrasi ini akan menarik siswa agar mampu mengeluarkan kemampuan bakat yang ia miliki serta memacu latihan agar lebih menarik.
pendekaatan dilakukan kepada masing-masing individu secara personal maupun kelompok ini bertujuan agar siswa lebih merasa nyaman dan saling menghargai satu sama lain ataupun dengan pelatih sehingga siswa merasa lebih nyaman dan santai dalam melakukan proses pembelajaran, ini semua sangat erat kaitannya dengan proses pengembangan kemampuan serta teknik dari siswa karena dengan demikian pelatih dapat memberikan motivasi dan arahan yang cepat diserap oleh siswa .
SISTEM PENILAIAN
NO. KOMPONEN RATING NILAI NILAI MINIMAL STATUS
1 Olah Fisik 1 - 5 A
2 First Service 1 - 5 A
3 Block 1 - 5 A
4 Backhand 1 - 5 A
5 Whiper Wip 1 - 5 A
6 Smash 1 - 5 A
• Siswa akan mendapatkan ketuntasan nilai bila mendapatkan nilai C, B, A
• Siswa tidak akan mendapatkan ketuntasan nilai bila mendapatkan nilai D atau E
• Siswa akan mendapatkan latihan khusus kembali bila ketuntasan nilai tidak terpenuhi
• Setiap siswa akan mendapatkan sertivikat kelulusan bila memenuhi syarat kelulusan pada setiap mata pelajaran
PROGRAM UNGGULAN
Untuk menarik minat peserta didik agar bersedia mengikuti pendidikan di sebuah sekolah, ada kebijakan yang dilakukan dalam mewujudkannya. Penyelenggaraan program unggulan merupakan salah satu cara yang paling populer digunakan oleh setiap instansi pendidikan. Dalam hal ini, “BINA BANGSA” menyelenggarakan program unggulan yang diharapkan mampu menarik minat peserta didik. Dan program unggulan yang diselenggarakan sangat erat hubungannya dengan PB PELTI.
• Mendapatkan pelatih yang pofesional dalam bidang tenis dan pelatih yang tenar
• Menyalurkan para siswa dan lulusannya ke PB PELTI yang akan membawa mereka pada jenjang profesional
Program Sekolah
• Program Utama
Program utama sekolah tenis”BINA BANGSA” yaitu peningkatan kualitas siswa dengan melalui tiga tingkatan yaitu:
1. Semi Professional
Yaitu tingkatan dimana siswa baru saja masuk ke sekolah dan lolos dari seleksi, pada tingkatan ini pelatih akan menilai setiap perkembangan untuk bisa melanjutkan daerah
2. Professional
Yaitu tingkatan dimana siswa dianggap sudah memiliki kemampuan yang cukup mumpuni dan mampu bersaing di tingkat nasional, siswa yang masuk di tingkatan ini akan direkomendasikan kepada PB PELTI
REKRUTMEN SISWA DAN TENAGA PENDIDIK
• Srategi untuk merektus siswa
Staregi untuk merektut siswa yang akan mengikuti proses sekeksi untuk masuk ke sekolah tenis “BINA BANGSA” adalah dengan cara membuat broser-broser yang berisi tentang penerimaan siswa baru serta menyebarkannya pada titik yang strategis di tenoat umum untuk menarik para siswa. Cara lain adalah membuat blok pada situs di internet yang berisi tentang adanya perektutan siswa baru serta memasang spanduk besar pada sejumlah titik yang ramai di kunjungi oleh orang atau masyarakat. Serta di depan gedung “BINA BANGSA “ itu sendiri.
• Penerimaan siswa
Penerimaan siswa dilangsungkan dalam tes fisik yaitu calon siswa harus mendaftar terlebih dahulu kepada panitia penerimaan dan mengisi formulir pendaftaran, setelah itu siswa akan di seleksi dari tes fisik dan dasar-dasar permainan tenis dan bakat akan sangat menentukan layaknya calon siswa tersebut untuk masuk sekolah”BINA BANGSA”. Dan pada hari itu juga akan di tentukan apakah calon siswa layak untuk masuk sekolah. Para colon siswa akan di seleksi oleh para pelatih yang akan melatih siswa-siswa yang akan masuk nantinya. Selain itu siswa yang akan di terima adalah siswa yang berumur 10 sampai 16 tahun. waktu yang ditetapkan untuk pendaftaran siswa baru selama 1 bulan yang berlangsung pada tanggal 01 juni 2010 – 01 juli 2010. Dan pendaftaran akan berlangsung dua gelombang yaitu gelombang pertama dan gelombang kedua.
Biaya yang digunakan pada pendaftaran awal :
• Gelombang 1 : Rp. 200.000
• Gelombang 2 : Rp. 250.000
• Kelulusan siswa
Kelulusan siswa yang telah belajar di sekolah tenis “BINA BANGSA” adalah standar nilai mereka apakah memenuhi syarat kelulusan. Dan jika siswa mampu memenuhi syarat maka akan mendapatkan sertifikan dari sekolah “BINA BANGSA”
• Perekrutan pelatih
Untuk merekrut pelatih yang akan melatih di “BINA BANGSA” adalh dengan menyeleksi para pelatih ang berpengalaman di dunia olah raga tenis serta mempunyai pengalaman sebagai pemain tenis. Caln pelatih itu pun akan di wawancarai untuk mengetahui bagaimana kemampuan mereka dalam menyampaikan meteri kepada calon siswa.
SARANA dan PRASARANA
Untuk mendukung pembelajaran dan kwalitas pendidikan yang berlangsung di sekolah tenis “BINA BANGSA” maka sarana dan prasarana akan sangat penting untuk mendukung tujuan dari sekolah. sarana ini akan sangat mendukung para pelatih untuk memberikan materi dan demonstrasi kepada siswa. DI dalam sekolah ini terdapat.
• 4 lapangan tenis berstandar internasional
• I ruang kantor kepala sekolah/ direktur teknis lengkap dengan interior dan komputer
• I ruang bendahara, sekretaris dan humas lengkap dengan peralatan kantor dan komputer
• 2 kamar mandi
• 1 kamar ganti lengkap
• Prasarana ataupun peralatan yang dipakai antara lain :
Tabel Perlengkapan
no Barang merek jumlah
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Bola tenis
Kostum
net
mesin pelempar bola
topi pelatih
P3k
Papan tulis
Spidol
computer
NASSAU
Diadora
-
yamaha
-
White board
Marker
accer 200
80
4
2
8
2
2
4
2
RINGKASAN ANGGARAN
BIAYA PENDIDIKAN
Senin, 31 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar